Teman dari Swiss

Aku baru selesai masak sop sosis sama nasi putih, ketika telpon bunyi. Tertera nomor asing, kuangkat, halo, met pagi...terdengar suara yg asing. Halo, dari siapa ini ? tanyaku. Aku...Anie...Oh la la ! Anie Tjan, sudah lama tak terdengar kabar, sekarang tumben kontak aku. Tadinya tinggal di Delft, Belanda, sekarang pindah ke Geneva, Swiss. Mei tahun ini nikah terus diboyong sama Andre, suaminya yg asli orang Swiss.
Baru kali ini aku kenal cewek yg punya prinsip kuat dan konsekuen. Dia benar2 menunggu jawaban dari segala doanya. Dan semua terjawab sudah. Anie menemukan jodohnya, persis seperti yg ia gambarkan dalam doa2nya. Bagi yg berpikir skeptis, nggak bakal bisa mengerti. Jodoh harus dicari. Tapi Anie hanya mengandalkan doa, dan keajaiban.
Mereka ketemu di pesawat saat Anie dalam perjalanan ke Canada, menemui kakaknya. Begitu sederhana, tapi Tuhan sudah mengatur. Semua yg ada dalam diri Andre, persis seperti pangeran impian dalam doa2 Anie. Seperti dongeng...di dunia modern yg nyata ini.
Banyak cerita dari Anie, kedengaran bahagia sekali dalam obrolan yg lebih dari satu jam ini. Liburan ke kota2 trendy di luar negeri sampai menjalani hari2 primitif di tepi sungai Amazone. Ach...Anie, aku ikut seneng denger ceritamu...komentarku. Sebagai penutup, dia janji kirim foto pernikahan mereka lewat email. Okey, Anie, nikmati hari-hari ceriamu ini. Dan kutunggu kabar yg lebih seru lagi. Au revoir !
2 Comments:
This is very interesting site... carousel cd changer Allegra photo magazine advertisements Car wax attributes Camera uses mmc card
By
Anonymous, at 5:12 AM
Best regards from NY! cooking schools loan cartoon sex
By
Anonymous, at 4:27 PM
Post a Comment
<< Home