Thursday, November 24, 2005

Obrolan siang


Dari jam 6 pagi aku sudah ada dibawah, di ruang tamu. Noni main2 sendiri, kadang minta gendong. Nonton tv bareng, sarapan, main2, dengar lagu anak2 Noni langsung jogetan, kadang dia peluk sayang. Rasanya tidak ada kebahagiaan lain selain bersama anak. Walau kadang rewel, nangis, keras kepala, susah makan, banting2 mainan, tapi lebih banyak enaknya kalo ditemani anak. Dia tahu berterimakasih, walau tidak dengan kata-kata. Dengan memelukku, tersenyum centil, ketawa kegelian, atau mencoba bicara dengan bahasa planet pup-pelepup padaku, sudah membuat aku senang.
Saat dia tertidur di sofa, aku tenggelam dibalik majalah2 mode. Sudah lama aku tidak baca2. Minggu2 lalu ada kebiasaan baru, chatting, padahal banyak orang sudah menggunakan chat room sejak abad 19. Ha..ha...saking lamanya...
Setelah Noni bangun ( dia tidur lama juga ), aku hangatkan makan siang. Makannya lahap, risotto dengan tuna. Baru pertama kali ini dia coba, cocok kayaknya.
Setelah itu, aku ikut nonton tv, oh..ya..aku baru ingat ! Aku mau tahu kabar dari temenku, karena kemarin dia mau lihat2 rumah. Dia mau pindah tempat tinggal.
Trrrriiinggg....temenku sendiri yg nyahut, mrs. Schluter. Dari obrolan ttg rumah (baru nanti malam ternyata lihat2 rumahnya), sampe pertanyaan klise "masak apa hari ini", dan apa yg muncul dibenakku meluncur saja dari mulutku. Tentang pekerjaan yg pernah kulakukan sejak tinggal di Belanda, sampe kritikanku ttg orang2 pendatang yg cuman mau numpang hidup. Mereka yg tidak mau berbaur dengan penduduk asli di sini, bahkan yg bertahun-tahun tinggal tetap minim bahasa Belandanya. Bagaimana bisa mengerti adat istiadat penduduk sini, kalo bahasa sini saja tidak tahu. Okey, mungkin memang mau numpang hidup. Kehidupan Eropa yg serba teratur, modern, menjanjikan masa depan cerah bagi pendatang dan keturunannya. Tapi tidakkah kita, yg hidup di negara asing, merasa bahwa kita adalah tamu. Tamu yg sopan, yg mau mengerti keadaan tuan rumah, bisa berkomunikasi.....paling tidak.

0 Comments:

Post a Comment

<< Home